Aktivis Islam dan Aktivis Nasionalis Kudus Tolak RUU HIP


Tirtanews.id - KUDUS, Para aktivis islam dan aktivis nasionalis bergerak serentak menghentakkan kaki melangkah ke depan untuk menolak dan melawan apabila RUU HIP jadi disahkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Aksi damai dikudus yang diprakarsai oleh tokoh2 muda Islam dan nasional melakukan aksinya beda dengan daerah lain,yakni mengawali dengan istighotsah dan Do'a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sumaji serta Do'a dipimpin oleh Habib Syafiq ,hadir pula para Habaib dan KH Sofwan serta para Ustadz dalam aksi damai tolak RUU HIP dan istighotsah.

Dalam gerakan aksi yang di ikuti oleh peserta dan para jama'ah kurang lebih 500 orang ini tambah semangat dan situasinya agak memanas karena faktor sinar matahari dan sentilan sentilan politik dari KH Syihabudin ketua Front Pembela Islam (FPI) Jawa tengah yang sesekali takbir tak memekikkan salam kemerdekaan.

Sentilan sentilan KH Syihabudin yg sangat menohok adalah siapapun orangnya dari kelompok dan isntitusi manapun yang ingin menggantikan PANCASILA maka diserukan agar masyarakat dan Rakyat Indonesia untuk melawannya ,karena pacasila sudah final dan tidak bisa rubah diperas menjadi Trisila maupun Eka sila.


Sebagai bangsa yang berketuhanan tentu tidak cocok manakala Pancasila di rubah dengan istilah gotong royong itu berarti Indonesia akan di jadikan negara ateis negara komunis di dalam sejarah tahun 1965 banyak membantai ,menggorok para ulama,santri dan rakyat tidak berdosa dan dimasukkan dalam lubang buaya.

Kita harus hati2 dan waspada karena ajaran komunis begitu licin dan licik bahkan sudah terindikasi masuk dalam semua sistem.(TA)

0 Komentar

0 Komentar