Apitan Sederhana Dalam Pandemi Corona Tapi Tidak Mengurangi Makna


Tirtanews.id - Tradisi apitan yang dilakukan oleh orang Jawa dalam rangka memberikan penghormatan kepada bumi, karena diyakin apitan ini sebagai salah satu bentuk syukur kepada Allah SWT atas segala karunia dan kenikmatannya sehingga di bulan apit (Jawa) orang-orang desa masih setia dan melestarikan tradisi ini karena untuk menghormati para leluhur dan nenek moyang kita.

Di Desa Terangmas kecamatan Undaan contohnya hari ini tadi Jumat 10 Juli mengadakan apitan dengan menggelar wayang kulit sebagai dalangnya Ki Sumbodo Prabowo carito.

Foto Bpk Sudiono
Kata Sudiono sebagai Kades menjelaskan apitan di desa terang mas dilaksanakan setiap tahun dengan mengelar wayang kulit, namun karena Kudus masih dalam situasi pandemi Corona maka acara dilakukan dengan sederhana dan tetap mematuhi protokol kesehatan. (TA)

0 Komentar

0 Komentar