Ketekunan Dan Keseriusan Sang Penjual ES TEBU Di Masa Sulit Ekonomi


Tirtanews.id - Suharjono sang penjual es tebu di jalan jurusan Desa Banget - Blimbing yang sudah hampir setahun ini dengan rata - rata sehari melayani pembeli kisaran 50 bungkus dan keuntungan bersih perharinya Rp 40.000 sampai 70.000.

Tidak cukup sih sebenarnya penghasilan sekecil itu ,namun dengan tekun Mbah Jono  sabar untuk tetap jualan sebab tidak ada jalan lain selain jualan es tebu dipinggir jalan,mau kerja keperusahaan sudah tidak laku karena usia ,mau usaha jenis lain tidak punya modal.

Selain jualan es tebu sebenarnya Ki Suharjono,Kondobuwono adalah seorang pelaku seni sebagai dalang wayang kulit, biasanya dalam bulan apit dan Besar banyak yang nanggap wayang ,namun karena situasi covid 19 dan pemerintah masih membatasi kerumunan dalam keramaian maka terpaksa ndalangpun sepi.

Hanya bisa pasrah dengan kondisi yang makin sulit seperti ini ,untuk mensiasati agar omzet penjualan es tebu bisa meningkat maka jam buka dimulai 09.00 yang biasanya kalau tidak sepi dibuka jam 10.00 dan tutup jam 16.00 yang biasanya jam 15.00. tutupnya.


Sangat kreatif dan enerjik sebenarnya Mbah Jono panggilan sehari - harinya untuk memenuhi dan menutup kebutuhan disamping jualan es tebu, kadang juga sebaga dalang beliau juga punya keahlian ngebor sumur baik bikin baru maupun njeroni(Jawa).

Kisaran bulan Agustus  - Nopember atau pada musim kemarau panjang biasanya Suharjono kebanjiran pesanan untuk ngebor sumur karena sumber sudah mulai kering di musim kemarau . ( HK )

0 Komentar

0 Komentar