Pantang Menyerah, Dari Usaha Mebel Kayu Samsuri Banting Setir Ke Bisnis Rosok

Berbagai macam barang-barang bekas
Tirtanews.id - KUDUS, Terlihat sebuah bangunan terletak sisi jalan di desa Klumpit Kecamatan Gebog Kudus begitu banyak sekali terlihat berbagai macam barang bekas, yap.. bangunan tersebut adalah milik bapak samsuri yang dipakai untuk usaha jual beli barang bekas dan sudah berjalan kurang lebih 10 tahun.

Bertempat diperbatasan desa klumpit dan getas rabi pak samsuri membuka usahanya dengan dibantu istri dan juga keponakanya sendiri, selain dibantu keluarga dan juga saudara beliau juga mengambil karyawan berjumlah kurang lebih 10 orang yang ditugaskan berbagai macam sesuai kemampuanya diantaranya merakit sepeda, tukang cat, angkat barang-barang dan lain sebagainya.

Usaha rosok milik pak samsuri bisa dibilang cukup terkenal karena memiliki banyak pembeli dan juga banyak sekali aneka macam barang-barang bekas seperti onderdil motor bekas, onderdil sepeda, sepeda siap pakai, elektronik bekas dan masih banyak lainya.

beberapa macam sepeda bekas siap pakai
Buka jam 7 pagi sampai jam 5 sore setiap hari banyak sekali orang silir berganti yang datang dari berbagai daerah seperti Jepara, Pati, Kudus dan lainya yang mencari barang sesuai kebutuhan.

Selain menjual pak samsuri juga membeli barang-barang bekas dari pengepul rongsokan maupun dari rumahan untuk digelar dan dijual kembali kepada para pelangganya, namun tentunya pak samsuri mau membeli barang tersebut apabila masih layak untuk dijual kembali.

Kepada tim redaksi Tirta News pak samsuri sempat bercerita sedikit bahwa sebelum memulai usaha bisnis ini beliau mengatakan kalau sebelumnya tempat tersebut dipakai untuk usaha mebel kayu, namun usaha tersebut sudah diserahkan dan diambil alihkan kepada adiknya sendiri maka usaha mebel tersebut dipindahkan ke tempat lain.


Awal mula beralih usaha dari mebel kayu ke rosok beliau menilai dalam segi perawatan kayu sendiri tidak mudah karena dalam hal ini kayu sendiri memang sangat mudah diserang oleh serangga seperti rayap dan tentunya bisa merusak kayu-kayu tersebut.

Meskipun sudah menekuni bisnis rongsokan yang sudah lumayan eksis tapi pak samsuri masih menekuni usaha lain seperti beternak hewan kambing dan budidaya seperti singkong, buah-buahan apabila sedang lagi musimnya.

Dari sekian banyak barang bekas yang berada ditempat tersebut saat ini yang banyak dicari para pembeli adalah seperti onderdil sepeda maupun sepeda bekas siap pakai karena memang bisa dikatakan untuk saat ini sepeda sedang naik daun dan lagi musimnya para pecinta gowes.

0 Komentar

0 Komentar