Rahasia Perempuan Kebangkitan Bangsaku


Tirtanews.id - Tak asing di telinga kita kalimat emansipasi wanita. Yaitu tuntutan hak perempuan untuk memperoleh derajat yang sama seperti halnya laki-laki. Baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi dan sebagainya. Pada dasarnya, laki-laki dan perempuan diciptakan dengan fungsi dan peran yang berbeda. Namun, harus saling mengisi kekurangannya masing-masing dengan perekat sebuah pernikahan.

Pembangunan suatu negara adalah suatu keniscayaan dimana semua anak bangsa berkesempatan ikut andil di dalamnya. Hal itu takkan terwujud bilamana generasi penerus bangsa (pemuda) tak dididik dengan benar dan baik. Jika anak bangsa memiliki kualitas SDM yang unggul, maka akan membawa arah bangsa ke peradaban yang lebih maju. Tak lupa, anak-anak itu lahir dari setetes air mani laki-laki yang dititipkan ke rahim perempuan. Kalau boleh di kata, laki-laki yang menyebar buihnya, perempuan yang menjadi ladangnya. SDM yang unggul inilah lahir berawal dari didikan seorang perempuan. Oleh karenanya, peran perempuan dalam negara tak dianggap mudah.

Hanya saja, masih banyak diantara kita yang belum sadar akan hal ini. Terlihat dari kasus KDRT meningkat dan korbannya selalu perempuan. Kalaupun sadar, terkadang memaknai emansipasi wanita secara berlebihan bahkan keblabasan. Seperti halnya kasus perceraian yang diajukan oleh isteri karena merasa ekonominya lebih mapan dari suami. Gejolah rumah tangga pun terjadi dan anak sering kali menjadi korban 'broken home'. Tentu ini akan berpengaruh dengan proses pembangunan SDM negara.(Lim)

0 Komentar

0 Komentar