Karena Menyimpan Misteri, Ismail Tertarik Belajar Tosan Aji Sejak Di Bangku SMA


Tirtanews.id - Gemar tosan aji, sejak remaja kelas satu SMA,  karena pas kebetulan diusia ini ada kejadian aneh dirumah kakek, yaitu almari bawah dikamar kosong sering muncul suara berisik atau glodakan kalau orang jawa bilang.

Setelah suara glodakan terjadi berulang ulang diwaktu yang berbeda, karena penasaran akhirnya dikemudian hari kakek mencoba membuka almari bagian bawah yang berada di kamar kosong, setelah dibuka ternyata ada sebungkus kain putih.

Setelah kain dibuka ternyata isinya beberapa kumpulan Keris Pusaka yang sudah berkarat korosi ( karena tidak terawat) sekeluarga yang ada dirumah bukanya tidak mau merawat, dugaan kakek sekumpulan Keris.

Pusaka itu milik almarhum mbah buyut saya yang masih tersisa di almari bagian bawah, Diwaktu mbah buyut masih hidup memang dikenal memiliki Keris Pusaka yang banyak.

Dari kejadian inilah saya kenal Keris Pusaka, kemudian saya belajar ke beberapa sesepuh perkerisan untuk belajar menjamasi pusaka,  mempelajari ciri ciri tangguh / era pembuatan,  termasuk memahami pola gambar / pamor pada Keris Pusaka.


Yang membuat saya tertarik mendalami ilmu perkerisan karena ingin ikut serta memelihara / melestarikan Keris Pusaka, karena Keris Pusaka adalah tosan aji peninggalan pada zaman kerajaan di jawa.

Apa lagi saat ini Keris Pusaka telah diakui oleh UNESCO yang menyatakan bahwa Keris Indonesia adalah Karya Agung Warisan Kemanusiaan.

Proklamasi tersebut dilakukan di Markas Besar UNESCO Paris pada tgl 25 November 2005.

Kalau kejadian aneh / mistik yang saya alami sebenarnya banyak,  karena memang Keris adalah kaitan erat dengan mistik atau pun nalar,  salah satunya sering terkait dengan Keris melalui lewat mimpi yang ternyata memang terjadi di kehidupan nyata,

Contoh bermimpi air kelapa rendaman pada blandongan ( tempat merendam keris)  itu asat / habis, setelah bangun dari tidur saya cek ehh benar memang ternyata habis,  contoh lg mimpi ada memberi Keris kepada saya, ternyata betul paginya ada seorang bapak mendatangi saya memberikan Keris Pusaka nya ke saya, karena beliau merasa sudah tua juga sudah tidak ingin merawat Keris lagi.

Contoh lain anehnya saat remaja sering tidak sengaja menemukan tosan aji yang kondisi sudah karatan tergeletak ditanah,  dan masih banyak contoh lain tidak bisa disebutkan karena terkait dengan kejadian diluar nalar yang pasti sulit dipercaya oleh orang lain, begitu penuturan Ismail dengan nada semangat dan berapi - api.

# Af

0 Komentar

0 Komentar