Pedoman Falsafah RMP Sosro Kartono Dalam Menghadapi Dampak Sosial Akibat Pandemi Covid19


Tirtanews.id - Pemerintah dengan segala upaya telah melakukan penanganan terhadap ancaman stabilitas negara untuk mengatasi dampak dari Pandemi Covid-19. Masyarakat diwajib mentaati peraturan yang telah ditetapkan sebagai ikhtiar bersama dalam mencegah penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-19).

Program bantuan sosial juga telah dilaksanakan mulai dari pemberian subsidi pembayaran rekening listrik yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020. Serta UU No 2 Tahun 2020, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 yang mengatur Program Pemulihan Ekonomi (PEN) untuk penanganan pandemi Covid-19.

Betapa kita semua merasakan adanya dampak pandemi menuntut kita untuk tabah. Jauh sebelum adanya pandemi R.M.P. Sosrokartono telah berwasiat kepada kita untuk selalu memegang teguh prinsip serta berani menghadapi kesulitan, beliau memberi wejangan :

"Ing donya mung kebak kangelan, sing ora gelem kangelan aja ning donya."

(Di dunia memang penuh kesulitan, yang tidak mau kesulitan jangan di dunia).

Mungkin itulah kritikan beliau bagi kita agar selalu teguh dalam menghadapi kesulitan dan tidak mudah mengeluh atau menyerah.

Lebih dari itu, Beliau juga memberikan pesan untuk merawat rasa solidaritas persaudaraan antar sesama dan merawat nilai kesetiakawanan sosial diantara kita.

'Pring padha pring;
Weruh padha weruh;
Eling tanpo nyanding'.

(Bambu sama bambu, melihat sama melihat, ingat tanpa bersanding).

'Susah padha susah;
Eling padha eling; pring padha pring'

(Susah sama susah, ingat sama ingat, bambu sama bambu).


Selain kritikan serta nasehat beliau juga mewariskan do'a, yang terpanjat :

Gusti, Ingkang Maha Agung 
Gusti, ingkang maha kuwasa mugi-mugi keparingan kabul ingkang dados maksud lan kajatipun para umat sedaya. Mugi-mugi rentaha welas lan ngapura dumateng para umat. 
Gusti. Gusti, mugi kersa ndawahaken samudraning berkah dating para umat, nyirna'aken sagunging susah dan sakit, paring wewahing sugeng lan senengipun para kawulo. Luh ingkang mijil saking sucining batos lan raos, ingkang tuwuh saking sucining bakti marang kersaning Gusti. Welas, welas Gustining Jagad.
Waras, Waras saking kersaning Allah.

Semoga dunia segera membaik.

Penulis : Agung Wahyudi

Editor : Adam Seina

0 Komentar

0 Komentar