Bea Cukai Kudus Bongkar Pengepakan Rokok Ilegal di Jepara


Tirtanews.id - Kudus (17/09) – Semangat #BeaCukaiKudus untuk menghentikan peredaran rokok ilegal di wilayah eks-Karesidenan Pati tidak pernah surut meskipun pandemi COVID-19 belum usai. Hal ini dibuktikan dengan kembali dibongkarnya kegiatan pengepakan rokok ilegal di Desa Sidigede, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara.


Setelah mendapatkan informasi yang cukup dari masyarakat bahwa terdapat sebuah bangunan yang terindikasi melakukan kegiatan ilegal, pada Selasa (15/09) Tim Penindakan Bea Cukai Kudus bergegas bergerak ke lokasi yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan. Mengingat masih dalam kondisi pandemi COVID-19, tim melakukan pemeriksaan bangunan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Pada saat tim melakukan pemeriksaan dalam bangunan tersebut, tim menemukan Barang Kena Cukai Ilegal berupa hasil tembakau jenis SKM (Sigaret Kretek Mesin) siap edar yang dilekati pita cukai yang diduga palsu dengan merk “MAXX ONE” sebanyak 11.000 batang, hasil tembakau jenis SKM (Sigaret Kretek Mesin) tanpa dilekati pita cukai dengan merk “C@ffee TWENTY” sebanyak 819.680 batang, dan rokok batangan jenis SKM Mild sebanyak 57.000. Sebanyak 887.680 batang rokok jenis SKM tersebut diduga tergolong ke dalam jenis rokok ilegal karena diproduksi tanpa izin dan dilekati pita cukai diduga palsu serta tanpa dilekati pita cukai.

“Atas penindakan terhadap #rokokilegal senilai Rp 906.793.600,00 tersebut, tim berhasil menyelamatkan negara dari potensi kerugian sebesar Rp 587.232.000,-. Seluruh barang hasil penindakan dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pengamanan dan keperluan pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan," kata Gatot Sugeng Wibowo, Kepala Kantor Bea Cukai Kudus.

Selain itu, tim juga mengamankan 2.020 keping pita cukai diduga palsu jenis SKM seri III tahun 2020 dengan HJE Rp 11.900,00 isi 20 batang dengan kode personalisasi “SEJABADA00” dengan tarif Rp 470,- per batang, 2.020 keping pita cukai diduga palsu jenis SKM seri III tahun 2020 dengan HJE Rp 10.200,00 isi 10 batang dengan kode personalisasi “SUMBAGUN00” dengan tarif Rp 470,- per batang, 280 keping pita cukai diduga palsu jenis SKM seri III tahun 2020 dengan HJE Rp 12.250,00 isi 12 batang dengan kode personalisasi “JAYMAXX00” dengan tarif Rp 455,- per batang, dan 20 buah alat pemanas yang diduga digunakan dalam proses pengepakan rokok ilegal tersebut.


“Kami akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai bahaya dan kerugian yang terjadi jika mengonsumsi dan mengedarkan rokok ilegal. Dengan hilangnya rokok ilegal di masyarakat, akan tercipta perekonomian yang sehat dan penerimaan negara mengalami kenaikan,” pungkas Gatot.

#kemenkeu
#beacukaimakinbaik
#pengawasanprima

0 Komentar

0 Komentar