Meditasi Salah Satu Upaya Menyehatkan Jiwa Raga

Tirtanews.id - Dalam kondisi Pandemi seperti yang kita rasakan saat ini selain kesehatan fisik, terdapat kesehatan lain yang tidak boleh diabaikan, yakni kesehatan mental. Kesehatan mental dapat dicapai dengan terus menjaga keseimbanhan psikis atau batin kita supaya senantiasa dalam keadaan baik. Dengan banyaknya tuntutan hidup di dunia yang serba instan ini, kesehatan batin terkadang menjadi diabaikan. Perasaan-perasaan seperti gelisah, sedih, marah kecewa sebagainya harus mendapatkan porsi yang tepat supaya kesehatan jasmani dan rohani kita tetap dalam kondisi baik.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan rohani adalah dengan melakukan Meditasi. Meditasi merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk membangun kesadaran terhadap semua hal yang ada di sekitar kita, sehingga kita dapat lebih fokus terhadap apa yang terjadi dan apa yang harus dikerjakan.
Dalam hidup ini, angan-angan dan keinginan merupakan pasangan hidup Diri Sejati kita. (Pasangan setia). Ia senantiasa mengikuti Sang Diri, baik dalam hidup ini maupun setelah mati. Ia tak mau berpisah dimana saja Sang Diri Berada. Ketika kita masih hidup di dunia, angan-angan dan keinginan menggunakan badan jasmani untuk selalu bertindak. Kenikmatan dari luar yang diterima oleh badan jasmani ini akan menggerakkan angan-angan dan keinginan yang lebih besar.
Angan-angan dan keinginan laksana pakaian dalam diri kita. Meski pakaian luar sudah ditanggalkan, pakaian dalam tetap melekat ketika kita tidur. Angan-angan dan keinginan tidak akan pernah sirna. Ia merupakan bagian dari “Hidup”. Yang bisa mengalami mati hanyalah badan jasmani. Sukma Jati atau Diri Sejati tidak mati. Ia hanya hinggap dari raga ke raga. Kalau sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Khalifah, ya kembali kepada Sang Khaliq-Nya, Alam kedamaian puncak!
Dalam Agama, banyaj disebutkan beberapa kali hal mengenai meditasi dengan kata yang berbeda. Misalnya, "Tafakkur" yang artinya merenungkan, memikirkan, dan "Tadabbur' yang berarti mempertimbangkan.
Secara tidak langsung, Agama memerintahkan kita untuk merenungkan kembali tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta.
Perenungan tersebut memiliki tujuan untuk membuat kita sadar akan apa yang ada di sekitar kita dan membuat kita untuk lebih siap, sedia bersyukur terhadap nikmat Tuhan, sehingga kita bisa menjalani kehidupan dengan tenang.
Meditasi dapat dilakukan oleh siapa pun, di mana pun, dan kapan pun. Tidak memerlukan peralatan atau biaya khusus. Jika dijalani secara teratur, praktik yang telah ada sejak ribuan tahun lalu ini dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk kesehatan mental.
Jika prinsip-prinsip ini dilaksanakan setiap orang, tentunya akan menciptakan kehidupan yang bahagia, damai, dan sejahtera, baik dalam lingkup pribadi maupun sosial.
Penulis : Agung Wahyudi
Editor : Adam Seina

0 Komentar

0 Komentar