Puluhan Ribu Siswa – Guru SD - SMP Menunggu Kuota Internet

Ilustrasi beberapa anak menggunakan Gadget

Tirtanews.id - Kudus, (21/9/200) Sebanyak 58.867 siswa dan 5.210 guru tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kudus telah diajukan ke sistem data pokok pendidikan ( Dapodik ) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per 11 September 2020.

Data tersebut diminta Direktur Jendral Pendidikan anak usia dini Pendidikan Dasar dan
pendidikan menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jumari, dalam rangka menindak-lanjuti kebijakan pemberian subsidi kuota internet bagi guru , dosen , siswa dan mahasiswa . Selain data juga disertakan masing masing nomor telepon seluler . Dapodik dalah sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Dian Vitayani Winahyu, nomer telepon seluler yang sudah terdata tersebut masuk tahap verifikasi dan validasi guna memastikan nomor yang sudah terdata dalam data pokok pendidikan(Dapodik) tersebut yang digunakan untuk proses pembelajaran. Kemungkinan kebijakan pemerintah pusat bagi yang sudah mendapatan program indonesia pintar (PIP) tidak akan mendapatkan kuota. Saat ini masih menunggu intruksi mekanismenya dari pusat.

Ia menambahkan dari 58.867 siswa tersebut dirinci 40.425 siswa SD dan 18.542 siswa SMP. Adapun jumlah gurunya 3.963 orang guru SD dan 1.167 guru SMP. Tidak jelaskan jumlah siswa dan guru tingkat sekolah menengah atas(SMA)/ Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).(grace)

0 Komentar

0 Komentar