Ketika Air Mancur Berwarna dan Bernyanyi Itu Tidak Berfungsi

Bermain di air mancur

Tirtanews.id - Kudus, (Selasa, 6/10/2020). Ribuan warga Kudus, sempat melihat dan menikmati air mancur berwarna dan bisa bernyanyi di komplek Taman Wergu. di Kelurahan Wergu Wetan. Terutama pada Sabtu malam dan Minggu malam. Pada awal tahun 2017.

Namun sudah hampir tiga tahun terakhir warga Kota Kretek tidak/ belum bisa lagi “menikmatinya”, karena pemerintah kabupaten(Pemkab) – dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup tidak mampu mengoperasikan karena terbentur biaya tinggi. “ Masih berfungsi kok. Itu “peninggalan” Kepala LH lama (Sumiyatun) yang tetap akan kami teruskan,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Agung Karyanto.

Beberapa anak bermain air mancur

Menurut Maslikan dari PT Yoga Jaya Perkasa , membenarkan pihaknya yang mengerjakan Taman Wergu yang dibiayai dengan APBD Kudus 2016 sebesar Rp 2,4 miliar. “Khusus air mancurnya merupakan kali pertama di Jawa Tengah, karena terdiri dari 32 titik dengan sumber air dari dalam tanah. Sedang daya pancarnya mencapai ketinggian 5-6 meter, Air mancur ini akan sangat menarik untuk dinikmati saat malam hari, karena kami lengkapi dengan lampu warna warni dan iringan musik melodi. Air mancur ini memancar setiap detik sekali dengan pancaran yang bisa diatur besar kecil riak dan ketinggian air.” tuturnya pada awal Januari 2017

Namun untuk mengoperasikannya, terutama pada saat kali pertama menghidupkannya butuh tenaga listrik sebesar 2.300 watt. Jika sudah berjalan beberapa saat bakal menurun. Sedang untuk mengantisipasinya adanya gangguan tangan-tangan jahil, maka secara bertahap sudah dan akan dilakukan pengamanan. “ Ini berdasarkan pengamatan langsung saya, karena hampir setiap saat saya menunggui untuk mengontrolnya. Ini terkait dengan masa pemeliharaan selama enam bulan yang masih menjadi tanggung jawab saya. Selain itu kami juga sudah mulai menyiapkan pelatihan bagi karyawan dinas yang akan ditempatkan di sini,” tambah Maslikan.

Selain itu pihaknya juga menjamin ketersediaan suku cadang yang bisa dibeli diSurabaya dan Bandung. Meski teknologi air mancur tersebut berasal dari salah satu negara di Asia, namun tidak terlalu sulit untuk bisa mengoperasikannya.(Grace)

0 Komentar

0 Komentar