Tambahan Koleksi Museum Kretek Kudus Tiga Buku Peninggalan Raja Kretek Nitisemito

Ruang Niitisemito di Museum Kretek Kudus

Tirtanews.id - Kudus (Minggu 18/10/2020). Tiga buku “peninggalan” Raja Kretek Nitisemito dipastikan akan menjadi tambahan koleksi bagi Museum Kretek Kudus (MKK). Setelah pihak Museum Ronggowarsito Jawa Tengah mengkajinya selama sepekan.

Berdasarkan hasil kajian, tiga buku tersebut ( Laporan Abon, Laporan pemasukan dari abon serta arsip dan Laporan Jurnal Keuangan), masing masing berlogo Bal Tiga. Merk dagang yang telah berbadan hukum milik Nitisemito. “Buku ini asli” tutur Kepala Seksi Pelestarian Museum Ronggowarsito, Laela Nur Hayati di MKK , Sabtu (`17/10/2020).

Tiga buku tersebut akan dipajang pada “Ruangan Nitisemito” di MKK. Ruangan khusus untuk koleksi era Raja Kretek ini relatif sempit. Hanya berukuran sekitar 2 x 5 meter. Berada di samping kanan pintu masuk. Selain di MKK, berbagai benda sejarah PR Bal Tiga lainnya juga dipajang di Museum Jenang Kudus..“Kami berharap tiga buku tersebut nantinya dapat dirawat dengan baik. Termasuk benda sejarah lainnya yang telah terpajang di museum ini” tutur salah satu cucu Nitisemito, Yudhi Ernawan

Kepala bidang kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Kudus, Lilik Ngesti menambahkan, tiga buku itu dikirim seorang warga Belanda Dhr G Ott yang beralamat di Raperburger Straat 159 hs 1011 Vivi Amsterdam, melalui pos per 19 Agustus 2019. Ditujukan langsung kepada MKK Desa Getaspejaten Kecamatan Jati Kudus.

Menurut buku Kretek Jawa yang ditulis Rudi Badil ( wartawan Kompas, sudah meninggal) abon berasal dari kata abonne secara harfiah artinya pelanggan.

Pada era tahun 1920 an saat industri rokok kretek, klobot tengah marak, pengerjaan rokok dari hulu hingga hilir tidak dilakukan di dalam sebuah pabrik besar sebagaimana saat ini. Tugas menggulung atau melinting itu diborongkan kepada abon di lingkungan kampong.

Abon menyetorkan hasil kerjanya ke perusahaan dan memperoleh upah kerja sesuai jumlah batang rokok yang dihasilkan.Perusahaan rokok skala besar ada yang memiliki sekitar 100 abon. (Grace)

0 Komentar

0 Komentar