Tiang dan Rumah “Sakti” di Jalan Sunan Kudus

tiang tiang sakti di jalan sunan kudus

Tirtanews.id - Kudus, (Kamis, 8/10/2020). Tata kota di Kudus ditengarai semrawut dan “semau gue”. Maka muncul banyak aneka jenis tiang- terutama tiang listrik, telepon, reklame dan rumah/toko “sakti”. Khususnya di Jalan Sunan Kudus. Lebih tepatnya sejak dari ujung timur hingga ke jembatan sungai Gelis sepanjang 562 meter.

Tiang dan rumah “sakti” tersebut sekarang terlihat jelas, ketika PT Putra Mas Indah Baroe dan PT Tri Mega Indah yang saat ini “menangangi” proyek “ambisius” city walk sunan kudus. Belum terlihat satu pun tiang dan rumah “sakti” yang berhasil dikalahkan. Diangkat, dibongkar atau dipindahkan ke lokasi lain.

bangunan rumah tepi jalan sunan kuduus yang tidak mu mundur- diundurkan- terkena pelebaran jalan

Sebaliknya puluhan pohon penghijauan yang ada di jalan ini dengan mudah ditebang dan dibongkar hingga ke akar akarnya. Padahal pohon tersebut cukup lama dalam proses pertumbuhan hingga menjadi pohon besar.

salah satu diantara puluhan pohon penghijuan di jalan sunan kudus yang ditebangi

Akibatnya pembangunan saluran air di lokasi itu yang terpaksa harus mengalah, sehingga saluran air tidak lurus, tapi berkelak kelok. Padahal aliran-saluran air yang baik adalah saluran yang relatif pada jalur lurus, sehingga tidak menghambat lajunya air.

Baca Juga : Belum Terjawab, Kenapa Dibangun Lagi Saluran Air Di Jalan Sunan Kudus

Apabila penataan kota Kudus dirancang hingga minimal 20 – 30 tahun ke depan, kasus tiang dan rumah itu tidak akan muncul. Artinya tiang dan rumah sudah berada di titik yang benar (samasekali tidak mengganggu).Pembangunan saluran air/gorong gorong/trotoar di Jalan Sunan Kudus relatif baru- kurang dari 6 - 7 tahun terakhir. Trotoar dengan alas kaki berupa ubin teraso yang didominasi warna kuning ini sangat dikenal mengkilap, licin dan mudah menggelincirkan banyak sekali warga. Terutama saat musim hujan.(Grace)

0 Komentar

0 Komentar