Diduga “Disunat” Ukuran Fondasi Pada Pembangunan Pagar SD 3 Bakalan Krapyak

Proses pembangunan pagar SD 3 Bakalan Krapyak Kecamatan Kaliwungu Kudus

Tirtanews.id, KUDUS - Proses pembangunan pagar Sekolah Dasar (SD) 3 Bakalan Krapyak dan SD 1 Prambatan Kidul Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus di duga bermasalah. Terutama kedalaman fondasi yang seharusnya 90 centimeter. Namun berdasarkan pengukuran Tirtanews “disunat” hingga rata rata sekitar 20 centimeter. Selain itu juga hanya mengandalkan pola pemasangan “cakar ayam” saja.

Proses pembangunan pagar SD 1 Prambatan Kidul Kecamatn Kaliwungu Kudus

Dengan ditemukannya dua hal itu saja, menurut perhitungan teknis dipastikan bakal mengurangi kualitas bangunan. Bukan tidak mungkin jika terkena getaran-tekanan berat pagar tembok akan runtuh.

Kedua pembangunan pagar SD 3 Bakalan Krapyak dan SD 1 Prambatan Kidul tersebut dikerjakan CV Tirto Bumi Sakti. Masing-masing biayanya Rp 189.500.000,- dan berasal dari APBD Kabupaten Kudus 2020.

Papan nama proyek pembangunan pagar SD 1 Prambatan Kidul 

Pembangunan dimulai pada 4 November dengan jangka waktu 40 hari kerja harus sudah selesai 100 persen dan tenggang waktu pemeliharaan selama 180 hari. Pagar yang tengah dibangun di SD 1 Prambatan Kidul di bagian depan dan bagian/samping kiri komplek SD. Sedang di SD 3 Bakalan Krapyak di bagian depan, memanjang dari barat ke timur.(Grace)

BERITA LAINYA