Pasar Piji Kecamatan Dawe Bermasalah (3) Pemkab Kudus Belum/Tidak Membayar Pembongkaran Bangunan dan Retribusi Tanah Rp 3,6 Miliar

Pedagang menggelar daganganya di luar los-kios di Pasar Piji bagian belakang (Foto Grace)

Tirtanews.id - Kudus, (Jumat, 20/11/2020). Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus sampai sekarang belum/tidak membayar pembongkaran bangunan dan retribusi tanah sebanyak Rp 3,6 miliar.

Satu unit bangunan bagian belakang Pasar Piji Dawe, hanya dimanfaatkan pedagang pisang (foto Grace)

Dengan rincian : pembongkaran bangunan terhadap 39 unit kios (39 x 12 meter persegi x Rp 1,5 juta= Rp 720 juta. Los sebanyak 64 petak x 8 meter x Rp 1.750.000 = Rp 896 juta dan los 57 petak x 8 meter x Rp 1.750.000,- = Rp 798 juta. Total Rp 2.396.000.000,- (Rp 2,3 miliar)

Tempat sampah - Seharusnya dibanguan Instalasi Penegolahan Limbah (IPAL) di Pasar Piji Dawe. Kenyataan hanya disediakan bak sampah (Foto Grace)


Lalu untuk retribusi tanah : kios 33 unit x Rp 54.000 x 50 bulan= Rp 89,1 juta. Los 267 petak x Rp 22.500 x 50 bulan = Rp 300,3 juta.Par/BM 50 unit x Rp 10.000 x 30 hari x 50 bulan = Rp 750 juta. Lesehan ; 50 orang x 1.000 x 30 hari x 50 bu;an = Rp 75 juta . Total Rp 1.214.475.000,- atau Rp 1,2 miliar.


Menurut CV Anugrah perhitungan tersebut atas dasar :  (1) perjanjian kerjasama tanggal 16 September 1996, nomor 118/IX/1996 (2) surat perintah kerja (SPK) tanggal 20 September 1996 nomor 140/119/IX/1996. (3) ijin mendirikan bangunan (IMB) tanggal 5 Mei 1997 nomor 648/692/1997.


Kemudian ditambahkan (A) Bangunan sesuai perjanjian dan SPK : (kios 124 unit dan los 470 petak). (B) Bangunan sesuai IMB : (kios 163 unit, los 539 petak).


(C) Bangunan kios milik CV Anugrah (163 unit – 124 unit) = 39 unit telah dibongkar Pemkab Kudus tanpa sepengetahuan CV Anugrah. (tidak terikat perjanjian kerjasama). Bangunan los milik CV Anugrah (536 petak – 472 petak) = 64 petak (tidak terikat perjanjian kerjasama)


(D) Bangunan los di atas milik CV Anugrah : 57 petak telah dibongkar Pemkab Kudus tanpa sepengetahuan CV Anugrah (tidak terkait dengan perjanjian kerjasama) dan (5) tanah masih milik CV Anugrah tetapi retribusinya ditarik Pemkab selama 50 bulan.(Grace)

0 Komentar

0 Komentar