Proses Pembangunan Citywalk Kudus Penyangga Beton Hanya Triplek

Alasnya dari triplek- proses pembangunan saluran air di citywalk Kudus. Seharusnya dengan beton

Tirtanews.id, KUDUS - Proses pembangunan citywalk Jalan Sunan Kudus tetap terus berlangsung. Namun kejanggalan dan keanehan masih juga berlanjut. Nampaknya tidak ada tim pengawas yang diterjunkan ke lokasi.

Sepanjang Rabu siang (25/11/2020) tim Tirtanews yang diterjunkan ke lokasi – terutama difukuskan pada sisi utara atau sisi kanan dari arah Alun Alun Simpang Tujuh. Tepatnya sejak dari ujung timur jembatan Kaligelis/Taman Kali Gelis hingga depan toko “deler” motor.


Terlihat para pekerja tengah menggarap saluran air. Namun lebar saluran air itu tidak sama- cenderung  menyempit. Bahkan malah ada yang justru diurug dengan tanah, sehingga bakal terjadi penyumbatan.

Saluran air dari beton di pembangunan citywalk malah ditutup dengan tanah

Lalu “badan saluran air” yang terbuat dari semen di bagian atasnya hanya ditutup dengan triplek. Padahal seharusnya bagian atas juga ditutup dengan beton. Puluhan potongan/bagian  beton bertulang dalam bentuk cetakan teronggok di sana. Lalu  ada pula di bagian proses pembangunan saluran air tersebut juga terlihat adanya genangan air.

Dipenuhi genangan air. Salah satu titik pembangunan citywalk jalan sunan Kudus

Sedang di bagian ujung mendekati tebing sungai Gelis – gang menuju perkampungan penduduk Demaan terlihat saluran air nampak dialirkan ke saluran air lama. Kemudian baru menyatu menuju sungai, sehingga aliran air tidak lurus ke depan (dibuatkan saluran sendiri-menyatu dengan saluran air baru). Air dipastikan tidak akan mengalir dengan lancer.


Kondisi semacam itu nyaris di banyak titik di Jalan Sunan Kudus yang tengah “diproses” untuk pembangunan citywalk berkelak – kelok. Hal ini menghindari tiang listrik yang sudah lebih dahulu kokoh berdiri di sana. Namun di sejumlah titik lainnya tetap “digempur”- dengan mengorbankan puluhan pohon penghijauan yang sudah lumayan besar.


Pelaksana tugas Kepala PUPR Kudus sudah menerima “kiriman” surat dari Tim Tirtanews yang mengajukan untuk berdiskusi, Rabu (25/11/2020) dan yang bersangkutan bersedia untuk menemui. Dengan jadwal yang akan ditentukan pihak PUPR.(Tim)

BERITA LAINYA