Sungai Gelis Mulai Terlihat Lebar Menjadi Tontonan Warga

Normalisasi Sungai Gelis (1)

Tirtanews.id - Kudus, (Minggu, 1/11/2020). Normalisasi Sungai Gelis yang berada di wilayah Desa Jati Kulon, Ploso dan Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus, sering jadi ajang tontonan bagi warga desa setempat. Terutama pada pagi hari atau sore hari. “Ada pandangan baru. Jika semula sungainya kelihatan sempit, maka sekarang menjadi lebar. Terutama dari atas jembatan cukup menarik,” ujar Wahono salah satu warga Desa Ploso yang ditemui Tirtanews, di atas jembatan Ploso, Minggu (1/11/2020).

Normalisasi Sungai Gelis (2)

Memang sejak sebagian sungai Gelis yang berada di wilayah tiga desa tersebut mulai dikeruk dan dilebarkan sejak Agustus lalu, maka nyaris setiap hari kegiatan para pekerja yang nyaris seluruhnya menggunakan alat berat menjadi tontonan gratis warga,

alat berat untuk normalisasi Sungai Gelis 

Warga bisa melihat dari atas jembatan di wilayah Ploso Tambak Lulang, dan dua jembatan lagi yang berada di wilayah Jati Kulon dan Pasuruhan Lor. Ketiga jembatan tersebut relatif baru, Nampak cukup lebar dan kokoh. Khusus untuk di Ploso Tambak Lulang jembatan lama yang sebenarnya untuk lalu lintas petugas pengamatan pintu air, masih tetap difungsikan. Sebagian warga masih memanfaatkan, terutama mereka yang naik motor atau jalan kaki. Sebab, desainnya memang bukan untuk lalulintas umum (lebarnya hanya sekitar 1,5 meter saja.

Jika cuaca cerah- terutama menjelang sore hari, dari arah selatan bisa menatap Gunung Muria yang tingginya sekitar 1.605 meter di atas permukaan air laut, Dan mungkin sebentar lagi bisa melihat “ dahsyatnya “ air bah yang melewati sungai Gelis yang menurut rencana dilebarkan rata-rata 60 meter, (grace)

0 Komentar

0 Komentar