TNI-Polri-Warga Bersihkan Sungai, Warga Seenaknya Membuang Sampah

Salah satu titik sungai Piji Desa Kesambi yang dibersihkan

Tirtanews.id - Kudus, (Jumat, 6/11/2020). Ratusan anggota TNI Komando Distrik Militer (Kodim) 0722 Kudus, Polres Kudus, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan warga diterjunkan kesejumlah tititk rawan banjir di wilayah Kecamatan Undaan dan Jekulo . Banyak dijumpai aneka jenis sampah yang berada di alur sungai maupun jembatan, sebagian besar warga seenaknya membuang sampah dan sungai dijadikan tempat pembuangan sampah.

Apel dulu sebelum diterjunkan bersih bersih sungai Piji

Komandan Kodim 0722 Letkol Kavaleri Indarto terjun langsung dalam kegiatan ini. “Hari pertama, fokus pengambilan sampah yang menyumbat aliran sungai, sedangkan hari berikutnya difokuskan untuk membersihkan seputaran sungai.Rencananya, kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari ke depan, “ tuturnya.

Sampah yang menyumbat sungai Piji Desa Kesambi Mejobo

Sepanjang Kamis (5/11/2020) titik “pembersihan” di seputar jembatan sungai Piji di depan Balai Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kudus. Sebelumnya “aksi” serupa telah dilaksanakan di sepanjang sungai Bakinah wilayah Desa Ngemplak- Karangrowo Kecamatan Undaan.


Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsaiagaan BPBD Kudus Wiyoto menyambut positif gerakan TNI-Polri dan warga tersebut. Selain itu masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan di aliran sungai, terutama sampah ranting pohon bambu, batang pisang, serta sampah lainnya yang sering kali tersangkut di bawah jembatan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Jojo Kecamatan Mejobo, Anton yang dihubungi via telepon Jumat malam (6/11/2020) menyatakan sangat cemas jika pada November- Desember (2020)- awal Januari terjadi cuaca ekstrim. Sebab wilayah desanya dilalui aliran sungai Piji dan Juwana I (JU 1). “Keduanya biasanya tidak mampu menampung air (banjir)- terutama saat hujan deras- apalagi ekstrim (curah hujan tinggi). 

Sampai malam ini pihak desa nampaknya belum ada persiapan apa-apa untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” tuturnya.Sedang Ketua Tim Siaga Desa Menawan Kecamatan Gebog, Eko menyatakan saat ini masih dalam kondisi aman terkendali,(Grace)

0 Komentar

0 Komentar