Workshop Penjamasan Keris Bagi Generasi Muda


Tirtanews.id - Demak, (Jumat, 20/11/2020). Di zaman milenial ini kita sebagai generasi penerus khususnya generasi muda bangsa Indonesia, harus terus menjaga amanat dunia yaitu di sahkanya oleh UNESCO pada tanggal 25 November 2005 bahwa Keris Indonesia adalah warisan dunia. Tugas kita bersama baik perseorangan, komunitas,  akademisi juga pemerintahan.

Sebagai salah satu langkah bentuk untuk menjaga warisan leluhur nusantara diadakan Workshop Penjamasan Keris Bagi Generasi Muda yang berlangsung pada tanggal 20-21 November 2020 di Museum Glagah Wangi Demak dan dihadiri oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak.


Peran Keris Kamardikan memiliki nilai lebih yaitu pada seni estetik juga artistik,  dengan didukung peralatan yang lebih maju di era modern ini, Keris Kamardikan lebih tinggi nilai seninya  terletak pada ornamen yang menempel pada bilahnya, mulai dari ukiran yang langsung pada bilah atau besinya, ada juga yang ditambahi dengan material emas yang ditatah sesuai objek yang dituju, misal membentuk bunga, daun,  naga,  dan lain sebagainya.

Nilai estetik pada Keris Kamardikan jelas lebih menarik dipandang, karena alat modern yang dipakai dalam pembuatan Keris, dengan nilai keindahan yang tinggi yang berarti memiliki nilai ekonomi yang tinggi pula.

Tingkatan Keris Kamardika dimulai dari kelas ModelMiniaturDuplikat :

Model, pembuatan Keris Kamardikan yang hanya meniru memperhatikan bentuknya saja. 

Miniatur, pembuatan Keris Kamardikan yang mengutamakan bentuknya tapi dengan perbandingan bentuk yang lebih kecil.

Duplikat, pembuatan Keris Kamardikan yang sangat memperhatikan bentuknya detailnya juga berat bebanya,  juga material yang dipakai dalam pembuatanya, tentunya dengan proses pembuatan yang panjang  mulai dari observasi sampai proses pembuatan yang rumit. Keris Kamardikan dibuat dengan tetap memperhatikan nilai mistiknya.

Kesimpulanya dibuatnya Keris Kamardikan merupakan bentuk melestarikan seni dan budaya Keris Indonesia,  agar tetap berjalan dan tidak punah,  juga memberi peluang usaha kepada Empu di zaman modern ini juga perajin kayu untuk proses  pembuatan warongko, perajin perak, perunggu,  kuningan dan emas sebagai aksesoris pada sandangan mulai dari pendhok,  mendhak juga selutnya.

0 Komentar

0 Komentar