167 Rumah Tergenang Banjir, Operasi Tawon Ndas Jalan Terus

Pukul 14.00 monitoring banjir di desa jati wetan kec. jati (@bpbdkuduskab)

Tirtanews.id, KUDUS - Meski sepanjang Jumat (11/12/2020) hingga pukul 21.00 WIB di Kabupaten Kudus tidak turun hujan deras disertai angin, namun genangan air (banjir) di Desa Jati Wetan Kecamatan Jati masih terlihat.

Menurut Unit Garuda 112 (Badan Penanggulangan Bencana Daerah /BPBD) Kabupaten Kudus, sampai dengan pukul 14.00 WIB, di Dukuh Barisan, Tanggulangin, Gendo Desa Jati Wetan ketinggian air berkisar 15- 70 centimeter. Rumah yang tergenang 167 Rumah, dengan 201 Kepala Keluara atau 579 jiwa.

Diduga banjir yang nyaris rutin setiap tahun yang terjadi di pedukuhan tersebut, menurut Unit Garuda 112, karena aliran sungai setempat tidak mampu masuk ke sungai Wulan yang kondisinya airnya nyaris sejajar dengan tanggul sungai.

Areal persawahan di kiri jalan lingkar Kencing - Kaliwungu (foto Grace)

Selain itu berdasarkan pantauan Tirtanews, areal persawahan di sebelah kiri jalan lingkar Kencing- Kaliwungu juga masih menjadi “lautan” dadakan. Begitu pula areal persawahan di Kecamatan Undaan dan Mejobo.

Pukul 16.30 WIB pembersihan sarang tawon di desa Tanjung Karang RT 05 RW 05 Kec. Jati (foto @bpbdkuduskab)

Sedang kegiatan lain yang dilakukan Unit Garuda 112 per Jum’at 11 Desember 2020, pukul 16.30 WIB, melakukan pembersihan sarang tawon vespa affinis- atau lebih dikenal dengan tawon ndas di Desa Tanjung Karang RT 05 RW 05 Kec. Jati. Sarang tawon yang berada di atap rumah milik Yoyok Purwoko.(Grace)

KOMENTAR

0 Komentar

0 Komentar