Hari Ibu, Dibalik Lukisan Seronok, Ternyata Tentang Welas Asihnya Seorang Ibu

Micon dan Pero Lukisan yang berlatar belakang sejarah (foto istimewa)

Tirtanews.id - Menyambut Hari Ibu, yang jatuh pada Selasa (22/12/2020) banyak warga yang mengungkapkan dalam berbagai bentuk. Antara lain melalui grup WhatsApp (WA).

Diantaranya menyebutkan begini : Lukisan seorang wanita muda yang sedang menyusui seorang pria tua di dalam sel penjara dijual dengan harga 30 juta euro.

Lukisan itu mungkin tampak jorok (jahat), tetapi cerita di baliknya berasal dari catatan sejarah.

Pria tua yang malang itu dijatuhi hukuman "mati kelaparan" dalam penjara karena mencuri roti. Wanita itu adalah putri satu-satunya dan satu-satunya pengunjung selnya.

Putrinya itu diizinkan untuk mengunjunginya setiap hari, tetapi digeledah sedemikian rupa sehingga tidak ada makanan atau barang lain yang bisa dibawa masuk.

Ketika mereka menyadari, setelah 4 bulan pria itu masih bertahan hidup tanpa penurunan berat badan, pihak berwenang menjadi bingung dan mulai memata-matai dia di dalam sel.

Dan yang sangat mengherankan mereka menemukan wanita itu menyusui ayahnya. Para hakim, setelah menyadari kasih sayang dan cinta wanita itu kepada ayahnya, memaafkan dan membebaskan ayahnya itu.

Sepenggal sejarah ini menyoroti betapa dalam welas asih wanita dalam kehidupan kita sehari-hari, dan sering kali diabaikan para pria. Sedang pelukis aslinya: Fresco Pompeii, dan berjudul asli: "Micon dan Pero" pada tahun 45-79 sesudah Masehi. Saat ini disimpan di salah satu museum di Italia. (Grace)

BERITA LAINYA