Menurut Samani Intakoris Sampah = BOM Waktu Lingkungan

Ilustrasi sampah

Tirtanews.id, KUDUS - Menurut Samani Intakoris- yang sehari-harinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kudus, setiap orang menghasilkan sampah 0,7 kg/hari, Kalau jumlah penduduk Kab Kudus sebesar 861.000 Jiwa, berarti ada sampah setiap hari sebanyak 0,7 X 861.000 = 6.027 ton.

Samani dalam facebook yang dikutip Tirtanews , menambahkan adapun yang ditangani Dinas PKPLH baru 60 %, Sisanya dibuang sembarang, dibakar dan dibuang ke sungai, kali dan selokan sekitar 10%.

Dan yang dibuang ke sungai mengakibatkan saluran tersumbat dan banjir, ini menjadi pekerjaan berat Ketika musim hujan tiba. Diperlukan pemikiran dan tindakan serius dalam penanganan sampah yang akan menjadi Bom Waktu Lingkungan setiap saat atau tahun-tahun yang akan datang,

Selain sampah juga masalah limbah dan sanitasi, penanganan sampah Skala Desa sangat segera dilakukan. Sebagai bentuk penanganan sampah di Desa atau masyarakat ataupun penanganan sampah ditingkat Desa dengan dilakukan pemilahan dan Bank Sampah, dengan dianggarkan di dana desa, sebelum sisanya dibawa Ke TPA.


Anggaran penanganan sampah masih kecil, Alat sudah tua dan terbatas, tempat TPA sudah Overload dan diperlukan tenaga yang banyak. Ada ide setiap rumah kena Pajak Sampah dengan melekat di rekening listrik, besaran disesuaikan dengan besarnya daya yang dipakai.

Di bentuk BNPS = Badan Nasional Penanganan Sampah, kalau Di Daerah BDPS = Badan Daerah Penangan Sampah, yang berkolaborasi dengan Lingkungan Hidup permasalahan Limbah dan Sanitasi.

Sampah dan limbah akan menjadi Bom Waktu lingkungan di masa yang akan datang bila tidak ditangani serius. Butuh kesadaran dan kerjasama semua pihak, Bahwa sampah selalu menjadi masalah, “Kita rubah menjadi sampah menjadi maslahat dan keselamatan kita dan lingkungan kita. ”tulis Samani. (Grace).

BERITA LAINYA