Proyek Tanpa Nama di Desa Wisata Colo Diduga Proyeknya Disbudpar

Pembangunan pilar-pilar pagar seputar Taman Ria Colo Dawe Kudus tanpa papan nama proyek (Foto Grace)

Tirtanews.id, KUDUS - Tirtanews menemukan proyek pembangunan tanpa papan nama di desa wisata Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Setelah memperoleh informasi dari warga desa setempat Minggu sore (27/12/2020).

Proyek pembangunan itu berada di samping kanan (sebelah barat) Taman Ria “milik” Pemkab Kudus, Berupa pagar dengan pilar tinggi, Antara satu pilar dengan pilar lain disekat dengan ornament dari bahan besi, Lalu di sampingnya lagi juga dibangun pagar serupa.


Diantara dua pagar tersebut adalah sebuah jalan desa dengan lebar sekitar 3 meter. Pagar tersebut di satu sisi adalah pagar dari Taman Ria dan satu sisi pagar lain berfungsi untuk pagar tempat peristirahatan yang tengah dalam proses.

Pembangunan pagar septar Taman Ria Colo Kudus dilihat dari arah atas (Foto Grace)

Ketika Tirtanews mengambil foto didatangi laki laki muda berkaos hitam bertubuh kerempeng. Lalu bertanya dengan nada tidak ramah “Ngapain ambil foto. Untuk apa. Apakah sudah ijin. Bapak dari mana”.

Setelah semua dijawab, gentian Tirtanews yang mengajukan pertanyaan. “Siapa pemborong proyek ini. Dari dinas mana dan kenapa tidak ada papan nama proyeknya. “Papan namanya hancur diterjang angin, Ini “milik” Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus ”jawab lelaki itu tanpa mau menyebutkan siapa pemborongnya.


Sedang proyek pembangunan tanpa papan mana juga tengah dikerjakan di komplek Pondok Boro, samping kanan agak ke bawah terminal wisata Colo. Nampak seorang pekerja tengah menyelesaikan tembok bangunan samping kanan pintu masuk. Sedang dua pekerja lain tengah mengecat bangunan yang berfungsi sebagai emperan yang memanjang.

Proyek pembangunan pondok boro desa wisata Colo Dawe Kudus (Foto Grace)

Dari pengamatan Tirtanews, ada kemiripan dari ornament antara di komplek Pondok Boro dan Taman Ria. Begitu pula warna catnya didominasi warna putih bersih. Diduga proyek pembangunan tanpa papan nama ini “milik” Disbudpar Kudus.

Ridho salah satu tokoh warga Desa Colo yang ditemui menambahkan, pihak pemerintah desa (Pemdes) Colo sampai sekarang belum pernah diajak berbicara maupun “dikulon nuwuni” pihak pemborong.rekanan. Padahal jalan di samping Taman Ria adalah jalan milik desa.

Mengingat sejak Kamis hingga Minggu (24 - 27/12/2020) semua kantor pemerintahan di Kudus libur, maka pihak Disbudpar belum bisa dikonfirmasi.(Grace)

BERITA LAINYA