Satpol PP Kudus Razia PGOT


Tirtanews.id, KUDUS - Selasa, 1 Desember 2020 Operasi penertiban  pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang dilakukan oleh Tim Gakda yang di pimpin Bapak Sarjono, S.H selaku Kepala Seksi Pembinaan.

Pengawasan dan Penyuluh dari Satpol PP Kabupaten Kudus di beberapa Trafic Light meliputi:

1. Trafic Light Pertigaan Dersalam nihil
2. Trafic Light Ngembalrejo 1 pengamen
3. Trafic Light Perempatan Jepang 1 pengamen.
4. Trafic Light Simpanglima Tanjung nihil
5. Trafic Light Perempatan Barisan 1 pengamen
6. Trafic Light Terminal Kudus nihil 
7. Trafic Light Perempatan Kencing nihil
8. Trafic Light Sempalan nihil
9. Trafic Light DPRD nihil
10. Trafic Light Matahari 1 pengamen
11. Trafic Light Jember 3 pengamen

Kasatpol PP melalui Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluh Sarjono, SH, mengatakan, operasi pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan tertib di Kabupaten Kudus. Selain itu, petugas berusaha melakukan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 diantara kelompok marginal yang berada di jalanan.


"Kami melakukan penertiban terhadap PGOT untuk menciptakan suasana Kabupaten Kudus yang aman dan kondusif, serta mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 diantara mereka," ujar Sarjono.


Dalam razia kali ini berhasil menciduk 7 (tujuh) orang PGOT. Setelah dilakukan pendataan, kemudian diberi pembinaan di kantor Satpol PP dan di himbau agar tidak mengulangi kembali perbuatannnya dengan menandatangani pernyataan di kantor Satpol PP.

Apabila dalam razia selanjutnya, mereka masih ditemukan di jalanan atau masih mengulangi perbuatannya maka akan diberi sanksi sesuai ketentuan peraturan Daerah. "Tentunya kegiatan ini akan kami lakukan secara berkesinambungan dalam rangka penertiban PGOT," tegas Sarjono.(Red)

BERITA LAINYA