Berbelanja, Berekreasi di Pasar Tiban Kudus

Suasana Pasar Tiban Kudus Minggu pagi 17 Januari 2021 (Foto Grace)

Tirtanews.id, KUDUS - Mau berbelanja, berekreasi, di tengah hamparan sawah yang menghijau. Silahkan datang ke Pasar Tiban.

Lokasinya di perempatan jalan wilayah perbatasan Desa Jati Kulon dan Desa Pasuruhan Lor Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. Paling ramai dikunjungi pada setiap hari Minggu atau hari libur nasional. Mulai menjelang sekitar pukul 06.00 hingga sekitar pukul 09.00 WIB.

Ibaratnya mau apa saja ada. Dari segala jenis jajanan, makanan, mainan anak-anak, hingga anak ayam berwarna dan burung pun tersedia. Harganya pun tentu saja lebih “miring” dibanding pasar pasar lainnya.


“Kami biasanya ke sini untuk beli jajanan. Udaranya masih bersih, segar dan alami. Kami bosan jika ke Alun-Alun Simpang Tujuh, tidak alami, ” ujar Edy, yang mengajak serta isteri dan dua orang anaknya.

Pasar tiban yang alami udara bersih tanpa polusi (Foto Grace)

Pasar Tiban di perempatan Jalan Desa Jati Kulon - Pasuruhan Lor tersebut sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.

Pengunjung yang datang secara bergelombang tidak hanya dari ke dua desa, tetapi banyak pula yang berdatangan dari desa/kecamatan lain. Ada yang bermobil, ada yang naik motor, tapi juga ada yang sengaja jalan kaki, sepeda onthel, sekaligus olahraga pagi.

“Memang jenuh olahraga pagi di seputar Simpang Tujuh. Di sini kami bisa melihat sawah. Jika cuaca bagus bisa melihat indahnya matahari terbit. Dan nun jauh di sana juga terlihat Gunung Muria yang tingginya 1.602 meter. sambil sarapan lenthog. ”tutur Wawan, warga Getaspejaten.

Para pedagang yang jeli melihat pasar tiban tersebut ternyata juga tidak hanya dari Kudus, tetapi juga dari luar kabupaten. Terutama dari daerah perbatasan. “Terutama pada tanggal “muda” pasar ini penuh sesak. ”tutur Wati salah satu pedagang.

Sarapan Lenthog sambil melihat keramain pasar tiban Kudus, Minggu 17 Januari 2021 (Foto Grace)

Perempatan jalan di Pasar Tiban tersebut relatif  “mulus”. Mudah ditempuh dari empat penjuru. Saat ini areal sawah di seputarnya didominasi tanaman padi yang tengah menghijau. Suasanya akan berubah saat padi menguning siap panen. Atau bisa berubah saat sawah itu ditanami melon. Ini bisa terwujut karena sawah sudah beririgasi teknis, sehingga sepanjang tahun bisa ditanami.(Grace)

BERITA LAINYA