Ditaburi sekam, Sebagian “Gunung” Sampah di TPA Tanjungrejo

Ditaburi sekam sampah di komplek TPA Tanjungrejo Jekulo Kudus (Foto Grace)

Tirtanews.id, KUDUS - Sejak beberapa hari terakhir sebagian “gunung” sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tanjungrejo Kecamatan Jekulo (Kudus) ditaburi “mbrambut” / sekam. “Agar mengurangi kecepatan air turun ke bawah. Sekaligus supaya plastik cepat “angrop” ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Tanjungrejo, Bambang Pornomo Senin (25.1/2021).

Brambut yang ditaburkan di atas permukaan timbunan sampah saat ini jumlahnya kurang dari satu ton. Namun sudah mampu menutup timbunan sampah warna warni ini berubah warna menjadi kemerah merahan.


Selain mengurangi kecepatan air turun ke bawah, nampaknya juga mengurangi bau menyengat hidung dan kerumunan lalat yang nampak gemuk-gemuk ini.

Tersumbat sampah seluruh saluran air di komplek TPA Tanjungrejo (Foto Grace)

Namun saat ditanya apakah ini juga salah satu “strategi” jangka pendek untuk menyiasati agar supaya TPA masih panjang umur. Bambang pun hanya tertawa.

Terus menggunung tumpukan sampah di TPA Tanjungrejo (Foto Grace)

Sejak TPA Tanjungrejo dinyatakan sudah dalam kondisi penuh berlebihan beberapa bulan lalu, Bambang berusaha keras untuk menyiasati, karena Pemkab Kudus tidak melakukan tindakan pencegahan. Lebih memilih untuk menggarap proyek pembangunan Citywalk di Jalan Sunan Kudus yang menelan biaya Rp 14 miliar lebih.


Upaya pertama, lahan memanjang yang berada di belakang pos penjagaan dimanfaatkan untuk pembuangan sampah. Setelah penuh beralih ke pojok kanan sebelah barat. Itupun kondisinya sekarang sudah penuh - sudah rata dengan tanah. Sebatang pohon yang telah kering dijadikan penghalang agar truk sampah tidak membuang sampah di sana.

Dipalang kayu - sebagai tanda lokasi itu sudah penuh sampah sudah sejajar dengan halaaman pekarangan TPA Tanjungrejo Jekulo Kudus (Foto Grace)

Kini sampah dibuang di titik tertentu yang nampak mulai menurun permukaan, setelah dilakukan proses pemadatan. Situasi seperti ini hampir dipastikan tidak akan bertahan lama.


Salah satu cara yang sangat mungkin bisa dilakukan mulai menimbun seputar gazebo taman TPA Tanjungrejo. Mengingat dalam tahun anggaran 2021 pun tidak ada pos anggaran untuk pembelian tanah sebagai upaya merelokasi TPA.(Grace)

BERITA LAINYA