Nama Sancaka Dwi Supani “Hilang” Pada Pengumunan Hasil Akhir Seleksi Kepala Disdikpora Kudus

Sancaka Dwi Supani

Tirtanews.id, KUDUS - Nama Sancaka Dwi Supani “hilang” dalam pengumuman hasil akhir seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Kudus per 7 Januari 2021.

Pani panggilan akrabnya yang dihubungi Tirtanews mengatakan : ”Gak tahu mas. Tanya panitia seleksi (pansel). Secara logika.. gimana. Biar masyarakat yang menilai, ” tuturnya.

Sancaka Dwi Supani mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung tiga kali. Di seleksi pertama hasilnya berada di urutan bawah. Kemudian di seleksi kedua menyodok di urutan pertama dengan nilai 90,48.Di urutan kedua Bambang Gunadi,Harjuna Widada dan Kasmudi.


Pada seleksi tahap akhir yang berupa penulisan makalah dan penyusunan paparan dan presentasi hasil penulisan makalah serta wawancara yang berlangsung pada Senin (14/12/2020) dan Rabu (16/12/2020) ia pun mengikuti.

Namun anehnya, panitia seleksi yang diketuai Samani Intakoris (jabatan sehari hari Sekda Kudus) dalam pengumuman nomor 18/ Pansel/ JPT/2021 tanggal 7 Januari 2021, tidak menulis nama Sancaka Dwi Supani.

Hanya menuliskan nama Bambang Gunadi di urutan pertama, diikuti Harjuna Widada dan Kasmudi. Juga tidak mencamtumkan nilai masing masing peserta.

Tidak dicamtumkan nama Sancaka Dwi Supani maupun nilai akhir membuat banyak pihak menilai ketua panitia seleksi tidak transparan.

Bahkan sejumlah pihak setelah membaca hasil seleksi yang diunduh dari laman Pemkab Kudus, sangat menyayangkan hal tersebut.

“Seharusnya dibuka saja secara blak blakan. Apalagi tim seleksi tahap akhir ini melibatkan nama nama Pak Paryo dan Bu Mamik dari Universitas Muria Kudus (UMK) dan juga Pak Hidayatullah ” ujar salah satu dosen di universitas swasta di Kudus.

Sancaka Dwi Supani mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora).

Selain Disdikpora, pengisian jabatan juga berlangsung di Dinas Tenaga Kerja Perindustrian koperasi Usaha Kecil Menengah. Dengan hasil akhir : Arif Suwanto, Rini Kartika dan Wisnu Broto Purnawarman.

Kemudian di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), dengan hasil akhir : Arie Sulistiyoningrum, Badai Ismoyo dan Sudarmano.(Grace)

BERITA LAINYA