Pekerja Seni Dibantu Rp 100.000 dan Beras 10 Kg, Dari 400 Hanya 64 Orang Yang Dapat

Ilustrasi uang

Tirtanews.id, KUDUS - Dari 400 pekerja seni di Kabupaten Kudus yang diusulkan menerima bantuan dari pemerintah, gegara Covid-19, hanya 64 orang yang dapat. Setiap orang menerima bantuan uang tunai Rp 100.000 dan beras 10 kilogram.

“Kemarin bagian bulan Oktober November, Desember “diropel”. Jadi memperoleh Rp 300.000,- dan 30 kilogram beras. Dah kui thok thil, ” ujar Ketua Paguyuban bos orkes kudus (Pabosku), Alun, Selasa malam (26/1/2021).

Alun Ketua Paguyuban bos orkes kudus (Pabosku)

Menurut dia, ketika pekerja seni di Kabupaten Kudus berunjukrasa pada Agustus 2020 terkait larangan pentas gegara Covid-19, Pemkab Kudus. Dalam hal ini Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kudus Hartopo, Kapolres, asisten satu, dandim, disbudpar, kesbangpol, bpbd “ Pokoknya semua team gugus tugas covid 19. sepakat kita boleh jalan. ada kesepakatan nota dinas. Ditanda tangani Plt. Baru jalan beberapa bulan. sudah ada PSBB dan PPKM lagi ” ujarnya.

Dengan tidak adanya aktivitas manggung, maka sebagian besar diantara ratusan pekerja seni di Kabupaten Kudus harus mencari sumber penghasilan baru. Dan itu tidak mudah.

Selain itu sampai sekarang, Pemkab Kudus tidak/belum membeberkan secara terbuka kepada publik tentang dana Covid-19. Pihak Dinas Inspektorat beberapa bulan menjelang akhir tahun 2020, dana sementara untuk penanganan covid-19 tercatat Rp 130 miliar dan baru dimanfaatkan sekitar 20 persennya.

Konon penerima anggaran terbesar Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus (DKK). Ironisnya Plt belum lama ini mengumumkan DKK ini, termasuk tiga dinas yang dikatagorikan kinerjanya buruk. Dua lainnya adalah Dinas Perhubungan dan Sekretariat DPRD. (Grace)

BERITA LAINYA