RAT KONI Kudus: Tunjukkan Jiwa Sportif dan Kudus Hebat

Ilustrasi rapat

Tirtanews.id, KUDUS - Tunjukkan dan buktikan jiwa sportif dan Kudus hebat dalam pagelaran rapat anggota tahunan (RAT) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus.

Itulah permintaan warga Kudus. Khususnya mereka yang bergelut di bidang olahraga. “Tidak ada gunanya saling menjatuhkan. Saling tuding, saling menebar isu, saling emosi, saling sok kuasa, saling plinthat plinthut dan saling saling lainnya. Semuanya justru akan ambyar, ” tegas Purnomosidi, salah satu penggiat olahraga di Kudus yang ditemui Tirtanews Kamis (21/1/2021).

Semboyan mens sana in corpore sano atau "Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.". Karya sastra seorang pujangga Romawi, Decimus Iunius Juvenalis, bertajuk Satire X, sekitar abad kedua Masehi, nampaknya juga masih relevan untuk “mengantar” 50 pengurus cabang olahraga dalam arena RAT yang konon belum pernah terjadi dalam kurun waktu 17 tahun terakhir.


Pikiran sehat dan jiwa sportif menjadi langkah pembuka, mengingat dalam 17 tahun terakhir tidak atau lupa dikedepankan. Lembaran kelam KONI Kudus masa lalu “dikubur” saja.

Mulailah berbicara dengan data dan fakta. Tahun 2019, KONI memperoleh suntikan dana Rp 11 miliar. Tahun 2020 merosot menjadi Rp 6,5 miliar dan tahun 2021 “tiarap” hanya Rp 1 miliar.


Dua tahun (2019 dan 2020) seperti apa hasilnya dan seperti apa masalahnya. Tahun 2021 baru berjalan selama 22 hari saja. Sedang tahun 2022 agendanya pagelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Menurut Ketua KONI Kudus, Anton sapaan akrabnya, Kudus menjadi tuan rumah untuk 8 (delapan) cabang olahraga Anggar, Bulutangkis, Basket, Hoki, Tenis Meja,Biliar, Volly Pasir dan Softball.

Bagi masyarakat umum dari 8 cabang olahraga tersebut, nampaknya softball, hoki dan anggar yang sangat jarang “dimengerti”. Apalagi apakah betul punya atlet dan sarana – prasarananya. Atau sekedar ada pengurusnya, tapi tidak diketahui kantor dan kegiatannya.

Bulutangkis dan tennis meja yang selama ini ditangani dan didanai perusahaan rokok Djarum dan Sukun, kita semua tahu sejauh mana kiprahnya. Dua cabang inilah yang hampir dipastikan bakal banyak merebut medali di Porprov 2022. Begitu pula volley pasir juga lumayan berprestasi.

Kudus hebat, tidak harus memiliki 50 cabang olahraga yang sebagian besar justru tidak pernah berprestasi. Tapi konon juga selalu mendapat kucuran dana.

Kudus hebat adalah Kudus yang berprestasi. Tidak hanya di tingkat Provinsi Jawa Tengah, tetapi juga tingkat nasional dan tingkat internasional - misalnya bulutangkis.

Warga Kudus menanti hasil karya KONI dan segenap cabang olahraganya. Selamat ber RAT. (Grace)

BERITA LAINYA