Tidak Ada Kirab Bwee Gee, Dewa Bumi 2021


Tirtanews.id, KUDUS - Kirab ritual Bwee Gee, atau hari berterimaksih kepada Hok Tik Tjing Sien atau Dewa Bumi tahun 2021 tidak digelar seperti tahun tahun lalu. Mengingat situasi dan kondisi negara tengah diterpa Covid-19 .

Pihak Yayasan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) hanya menggelar ritual di dalam kelenteng Hok Hien Bio di komplek ruko Agus Salim kota Kudus dengan jumlah terbatas sekitar 20 orang saja, Kamis malam 28/1/2021.


Sedang kirab ritual yang digelar sejak tahun 2006, sebagai ungkapan terima kasih atas karunia Dewa Bumi dalam menjaga alam sekitar sepanjang tahun. Sekaligus agar diberi perlindungan terbebas dari berbagai bencana.


Sedang dari sudut pandang kepercayaan dengan adanya hujan lebat saat pagelaran ritual bisa dimaknai, negeri ini (Indonesia) bakal diberikan murah (kemudahan) rejeki, sehingga perekonomian nasional akan lebih baik. Meski masih diwarnai adanya bencana alam dan konflik politik,”.

Berdasarkan sejarah, munculnya Bwee Gee dalam kepercayaan masyarakat Tiongkok, sebagai rasa terima kasihnya kepada seorang pejabat negara (kepala pajak) yang jujur, bersih, dan bijaksana, bernama Hok Tik Cing Sien, sehingga rakyat sangat menghormati dan mencintainya.

Atas kebijaksanaan dan kejujurannya itu, Hok Tik Cing Sien diangkat Dhi Kong/Tuhan Yang Maha Esa menjadi Dho Tee Kong atau Dewa Bumi yang diberi tugas menjaga dan memelihara alam dan lingkungannya (Grace)

BERITA LAINYA