Toilet Citywalk Kudus Digeser, Pemotor Menolak Parkir Sebelah Selatan

Nekat - para pemotor nekat memarkir motornya di sisi utara jalan sunan Kudus, padahal seharusnya di sebelah selatan (Foto Grace 1 Januari 2021)

Tirtanews.id, KUDUS - Toilet/WC/kakus yang dibangun dan merupakan bagian dari proyek pembangunan Citywalk Jalan Sunan Kudus (CJSK) Kota Kudus telah digeser dari lokasi awal.


Pada posisi Jumat sore (1/1/2021), kedua toilet bercat biru putih ini menghadap ke arah utara dan berada di bawah jalan-gang masuk perkampungan/desa Demaan. Atau di pojok kanan/utara jembatan Kali Gelis (dari arah Alun Alun Simpang Tujuh).

Digeser toilet di Citywalk Jalan Sunan Kudus. Keduanya menghadap ke utara (Foto Grace 1 Januari 2021)

Sebelumnya, dua toilet ini berada sejajar dengan jalan. Satu menghadap ke selatan dan satunya menghadap ke timur. “Toilet ini ternyata memang bisa dipindah pindah. Pada umumnya untuk lokasi proyek pembangunan yang bersifat sementara.

Posisi toilet Citywalk Jalan Sunan Kudus 22 Desemsember 2021 (Foto Grace)

Seharusnya mengacu pada pembangunan CJSK yang konon menelan biaya Rp 14 miliar lebih, pembangunan toiletnya harus permanen. Lagi pula bahan bangunannya dari bahan murahan mudah jebol, ”ujar Santo Santo, salah satu ahli bangunan di Kota Kretek.


Selanjutnya Santo Santo juga tidak/belum menemukan lokasi pos keamanan dan lokasi air siap minum. Dalam “bangunan” petunjuk diperlihatkan, lokasi pos keamanan dan air siap minum di selatan tembok Lembaga Pemasyarakatan (LP).


“Mungkin di sini Pak. Itu ada TVnya, Tapi pintunya terkunci dan tidak ada papan namanya, Lalu untuk tempat air siap saja nggak tahu di mana ”ujar Tatang (nama samaran) salah satu juru parkir.

Tatang warga Demaan itu juga kewal;ahan saat meminta kepada warga agar menitipkan motornya di sisi selatan, sesuai dengan peruntukkan. “Tapi umumnya tidak mau, Mereka memarkir motornya di seputar bangunan yang ada tulisannya Citywalk. Akhirnya saya yang terpaksa mengalah. Sebaiknya pihak Dinas Perhubungan atau polisi lalulintas mamasang papan nama dan rambu larangan parkir di sebelah utara ini. Mereka umumnya berfoto ria. Atau duduk nyantai, ”tambahnya.(Grace)

BERITA LAINYA