Warga Kudus Terkecoh Video lawas Sebuah Mobil dan Bus Terseret Banjir

Mobil inova terseret arus banjir - sumber rekaman video

Tirtanews.id, KUDUS - Sebagian warga Kudus terkecoh, dengan munculnya video tentang mobil Toyota Inova dan bus PO Haryanto yang tengah terseret banjir bandang. Video berdurasi beberapa menit ini sempat tayang di sejumlah grup WA dan sudah menyebar.

Abu Bakar warga Desa Klumpit yang memperoleh kiriman video tersebut, Selasa siang (19/1/2021) segera mengirim ulang ke sejumlah rekannya termasuk ke media Tirtanews.

“Jika tidak hujan, saya sudah siap-siap untuk melihat ke lokasi, Dari informasi teman, lokasinya di seputaran stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Jekulo. Saya tidak tahu jika video itu ternyata video lawas. Entah apa maksudnya mengirim video tersebut, ”tuturnya.

Ia menambahkan dalam kondisi dua hari terakhir berturut turut di wilayah Kabupaten Kudus tengah dilanda hujan lebat hampir sepanjang hari menjadikan sebagian masyarakat was-was. Apalagi adanya video tersebut.

“Tapi ini sangat disesalkan. Bisa dikategorikan menyebar luaskan berita bohong dan tentu saja melanggar peraturan dan perundangan yang berlaku,”tegasnya.

Dalam tayangan video tersebut terlihat sebuah bus milik PO Haryanto dan sebuah mobil Toyota Inova warna putih, hanyut terbawa arus banjir bandang di seputar jalan raya Jekulo Kudus.

Bus PO Haryanto - sumber rekaman video

Dari video yang dikirim ke redaksi Tirtanews, puluhan warga berjibaku untuk menyelamatkan mobil berwarna putih itu, agar tidak hanyut ke mana mana.

Sejumlah warga menahan laju mobil, lalu secara beramai-ramai mendorong kembali ke ruas jalan raya. Salah satu penumpang mobil, seorang laki laki tampak tergopoh gopoh membuka pintu tengah, kemudian ke luar.

Sejumlah warga mendorong mobil inova ke ruas jalan raya - sumber rekaman video

Sedang bus PO Haryanto yang kondisinya jauh lebih besar dibanding dengan mobil Inova juga terseret, namun terseret ke bagian pinggir, sehingga mobil bisa melaju lagi dengan aman.

Peristiwa tersebut menurut sumber Tirtanews sebenarnya terjadi sekitar 2014. Mobil inova tersebut milik salah satu perusahaan terkemuka di Kudus. Selain sejumlah personil, dalam mobil tersebut juga ada uang kertas senilai puluhan – ratusan juta. Uang ini sebenarnya hendak dipergunakan pihak perusahaan untuk membayar karyawan/buruh dan kebutuhan lainnya.(Grace)

BERITA LAINYA