Apa Kabar KSBN Kudus?

Pertemuan Pengurus dan anggota KSBN Kudus 22 Maret 2019 di Taman Sardi Kajar Dawe Kudus (Foto Grace)

Tirtanews.id, KUDUS - Sudah dua tahun lebih usia Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Kabupaten Kudus. Ini berdasarkan perhitungan sejak kepengurusan KSBN Kudus yang diketuai Sam’ani Intakoris dilantik Ketua KSBN Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono di Taman Budaya Sosrokartono Bae (Kudus) Senin malam (14 Januari 2019). Sam’ani sehari-harinya dikenal sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kudus dan Sri Puryono sebagai Sekda Provinsi Jawa Tengah.

Dalam dua tahun tidak ada kegiatan apapun yang dilkukan KSBN, kecuali kali pertama para anggota diajak ngobrol di Taman Sardi Desa Kajar Kecamatan Dawe (22 Maret 2019), Mereka memakai kaos seragam warna putih dan sejumlah diantara mereka nguda rasa, Setelah itu tidak ada agenda kegiatan apapun.

Dalam acara pelantikan tersebut digelar pula sarasehan budaya Yayasan Kanthil Jawa Tengah dan pentas wayang kulit semalam suntuk . “Karena, seni bukan sekadar budaya adiluhung. Tetapi juga bisa mengangkat ekonomi masyarakat,” katanya “ ujar Sam’ani saat memberi sambutan.

Ketua umum KSBN Kudus samani Intakoris 22 Maret 2019 (Foto Grace)

Sedang Wakil Bupati Kudus Hartopo (saat itu dan sekarang menjadi Plt Bupati Kudus) juga berpesan agar pengurus KSBN mampu menjadikan seni sebagai parameter kebudayaan di Kudus.

“Kudus memiliki keragaman yang bisa memajukan kesejahteraan masyarakat melalui KSBN yang juga berfungsi sebagai sarana promosi kreativitas. Silakan bersinergi dengan Pemda dalam pengembangan seni budaya dan pariwisata di Kudus, ”tandasnya.

Menggaris bawahi tentang pengangkatan ekonomi masyarakat dan pariwisata, cukup menarik untuk disimak. Apalagi berdasarkan penuturan Ketua KSBN Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, hampir di seluruh kabupaten/ kota punya daerah tujuan wisata yang sangat menarik. Ada 551 daya tarik wisata, yang terdiri dari 148 daerah tujuan wisata alam, 85 budaya, 117 wisata buatan, 19 wisata minat khusus, serta 98 event budaya.

Salah satu grup karawitan Kudus di taman Sardi Kajar Dawe Kudus 22 Mararet 2019 (Foto Grace)

“Karenanya, KSBN kabupaten/ kota yang terbentuk nantinya, harus memberi perhatian lebih, termasuk dalam penyelenggaraan event budaya dan wisata. ”tegasnya.

Sedang di Kudus menurut Mytrip 123 (data akhir 2018) tercatat sebanyak 24 tempat wisata paling indah. Yaitu :

1. Kawasan Wisata Colo.
2. Air terjun Montel.
3. Air Terjun Gonggomino Colo.
4. Wisata Alam Rejenu.
5. Makam Syekh Zadzali.
6. Sumber mata Air Tiga Rasa.
7. Bumi perkemahan dan Wana Wisata Kajar.
8. Waterboom Mulia.
9. Museum Kretek.
10. Wisata Releigi Menara.
11. Situs Patiayam.
12. Desa Wisata Rahtawu.
13. Museum Purbakala Patiayam.
14. Air Terjun Kali Banteng.
15. Air Terjun Kedung Gender.
16. Puncak Sanga likur (29).
17. Gray Canyon.
18. Air Terjun Pengantin.
19. Menara Pisang.
20. The Peak View Waterboom and resto.
21. Taman Oasis.
22. Lentong Tanjung.
23. Soto Kudus.
24. Garang Asem.

Menurut catatan Dinas Kebudayaan dan Parwisata Jawa Tengah, Kabupaten Kudus menempati urutan ke-3, setelah kota Semarang dan Kabupaten Magelang sebagai kabupaten/kota yang memiliki BCB terbanyak di Provinsi Jawa Tengah.

Pada pertemuan pasca Kongres Kebudayaan Indonesia dengan para budayawan yang diselenggarakan di Istana Merdeka petang hari 11 Desember 2018, presiden Jokowi memaklumatkan bahwa mulai tahun 2019 pihak pemerintah menganggarkan 5 triliun rupiah sebagai dana perwalian kesenian Indonesia demi mendukung kegiatan para seniman Indonesia. Dana tersebut dikelola Komite Seni Nasional Indonesia.(Grace)

BERITA LAINYA